Anemia Gizi Besi (AGB)

Anemia gizi besi (AGB) merupakan salah satu masalah gizi terbesar di Indonesia. AGB adalah kekurangan sel darah merah yang diakibatkan kurangnya asupan makanan sumber zat besi atau karena kehilangan darah yang berlebihan.

Jika seseorang menderita AGB dalam waktu yang lama dapat mengakibatkan seseorang yang menderita anemia akan terlihat pucat, lemah, letih, pusing, berkunang-kunang, nafsu makan menurun, dan gangguan penyembuhan luka. 


AGB dapat dicegah dengan mengkonsumsi bahan makanan yang dapat meningkatkan produksi sel darah merah, seperti:

1) Zat besi.
Sumber zat besi teridiri dari besi hem dan besi non-hem. Besi hem lebih mudah diserap oleh tubuh dibandingkan dengan besi non-hem. Besi hem terdapat pada daging sapi, ayam, ikan, hati, dan telur. Sedangkan besi non-hem berasal dari kacang-kacangan seperti kacang hijau, kacang kedelai, dan tempe; sayur-sayuran hijau seperti bayam dan sawi, juga pada beberapa jenis buah-buahan.

2) Vitamin C.
Tugas vitamin C dalam pencegahan AGB yaitu membantu penyerapan zat besi, baik besi hem dan juga besi non-hem. Oleh karena itu sangat dianjurkan mengkonsumsi makanan sumber vitamin C tiap kali makan. Vitamin C terdapat pada jambu, pepaya, mangga, jeruk, tomat, serta bayam.

Selain mengkonsumsi bahan mekanan yang dapat meningkatkan produksi sel darah merah, hindari juga bahan makanan yang dapat menghambat penyerapan zat-zat tersebut diatas seperti polifenol tannin yang terdapat pada teh dan kopi.

0 0
Feed