Memahami Label Informasi Nilai Gizi pada Kemasan

Hai friends of Slimgourmet! Pernahkah Anda memperhatikan label informasi nilai gizi (nutrition facts label) yang tertera pada kemasan makanan? Memahami label informasi nilai gizi sangat penting untuk memberikan informasi menyeluruh mengenai nilai gizi produk kemasan tersebut dan dapat digunakan sebagai alat kontrol dalam mengatur asupan makanan dalam sehari.

Cara membaca label informasi nilai gizi dibagi menjadi tiga tahap. Pertama, perhatikan takaran saji (serving size) dan banyaknya jumlah sajian per kemasan (servings per container). Takaran saji biasanya dicantumkan dalam satuan gram. Misalnya, dalam satu kemasan biskuit, tercantum takaran saji 3 keping biskuit (35 g) dan memiliki keterangan 2 sajian per kemasan. Artinya, dalam satu kemasan, dapat dibagi menjadi 2 sajian atau dapat dikonsumsi sebanyak 2 kali dengan jumlah porsi per sajian sebanyak 3 keping biskuit. 


Selanjutnya, perhatikan jumlah kalori dan kalori lemak yang terkandung per takaran saji. Misalnya, dalam takaran saji 3 keping biskuit (35 g) mengandung 60 kalori dan 10 kalori dari lemak. Artinya 1/6 kalori tersebut berasal dari lemak. Jika Anda mengonsumsi satu kemasan (2 sajian per kemasan), maka Anda telah mengonsumsi 120 kalori dan 20 kalorinya dari lemak.

Selanjutnya, perhatikan nilai gizi yang tertera yang dicantumkan dalam satuan gram atau milligram dan persen AKG, yang dibandingkan dengan asupan kalori rata-rata sehari sebesar 2000 kalori. Ingat, jumlah nilai gizi yang tercantum berasal dari jumlah per takaran saji. Misalnya lemak jenuh; lemak trans; kolesterol; dan sodium sebaiknya dibatasi yaitu kurang dari 5% AKG.

Salam sehat, bahagia, dan sejahtera !

0 0
Feed